Pages

Jumat, 29 November 2013

Maafkanlah

MAAFKANLAH

Senyap malam, ketika hujan turun. Sepi sendiri meratap jiwa yang terbawa dan gelombang arus yang tak menentu. Semua terjebak dalam ketidakpastian. Kian hari, bahkan bergulirnya detik dan menit membuat semua terlihat jelas.  Tersesat, terjebak dalam duka dan kesalahan. Hampa ruang hati tak bersisa. Menuai mimpi semu yang tak pernah nyata. Merasuk dalam ketidakpastian. Semua begitu semu, hampa tak nyata. 

Oh, menyakitkan sekali tak mampu berbuat nyata bagi yang kita genggam cinta dan kasihnya.
Melukainya dengan ketidakjujuran. Membuatnya sedih kesedihan dalam buaian janji yang tak menentu. Maafkan, membuatmu terbuai dalam rayuan manja dan kekecewaan.
Maafkan, mencedrai cinta suci dan tulusmu.
Mempermainkan perasaanmu tanpa kepastian yang jelas.

Maafkan ku yang terlampau lambat mewujudkannya. Maafkan semua luka semaki banyak ku ukir di dalam hatimu. Maafkan aku yang tak pernah benar-benar mengukir senyum yang bercahaya di wajahmu. Maafkanlah  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar