Sahabat
SAHABAT
Sahabatku,
Mimpi itu terlalu jauh, bahkan teramat dalam membenang di dalam sukmaku. Aku ingin menjadi secarik kertas dari warna yang kalian goreskan. Biarlah aku melebur dalam satu cerita indah skenario komplek ini.Kalian mungkin punya warna tinta tersendiri dalam menjalani kehidupan kalian. Sahabatku semua dari kita punya kamvasnya masing-masing, kita punya cerita panjang yang ingin kita ukir dalam jalan juang yang ingin kita tempu.
Sahabatku,
Kadang kita jauh memandang, dan kadang kita jauh menerawang namun satupun tak dapat kita raih. Kini ku hadir, kinipun kalian hadir menjadi segelintir terusan dalam lorong sempit yang beriaskan cayaha ketidakmungkinan. Semua yang awalnya tidak mungkin, kini terlihat begitu jelas memanjang. Kita hanya perlu satu tarikan nafas yang terus bertahan, kita hanya butuh kaki yang tetap teguh melangkah. Maka kita semua akan meraihnya sahabatku.
Kadang kita jauh memandang, dan kadang kita jauh menerawang namun satupun tak dapat kita raih. Kini ku hadir, kinipun kalian hadir menjadi segelintir terusan dalam lorong sempit yang beriaskan cayaha ketidakmungkinan. Semua yang awalnya tidak mungkin, kini terlihat begitu jelas memanjang. Kita hanya perlu satu tarikan nafas yang terus bertahan, kita hanya butuh kaki yang tetap teguh melangkah. Maka kita semua akan meraihnya sahabatku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar