Hakku
HAKKU
By. Ardiles
Meminta hak,
Subhanallah,hak seseorang tidak oleh
kita langgar atau kita ambil. Sungguh pelajaran yang berharga, tepat sudah ini
hati ketiga magang keahlian dikantor dpka kab. Akuntansi dan pelaporan keuangan
Kantor Walikota Kota Padang. Hari itu, 2 juli 2013 mendapat sms dari seseorang yang
nilai mata kuliahnya ada yang bl, dan dinda tersebut ingin mengurusnya, beliau
mengatakan akan meminta haknya, disatu sisi aku berusaha menghibur dan
mengatakan kepadanya untuk tidak menangis dan bersedih, bersabarlah ucapku
kepadanya. Lalu dinda tersebut mengatakan, dalam suasana hati seperti itu tidak
mudah membuatnya tenang, pikiran dan persaan menganggu motivasi dan diri. Aku
tetap berusaha memberikan perhatian terbaikku, semangat dan jangan putus asa
sambungku melalui sms, aku akan senangiasa mendoakanmu dinda.
Tapi, tahukah dinda yang disana,
suasana hatiku jauh lebih gundah dan tak mudah untuk dikendalikan, di satu
sisi, ada satu matakuliahku yang di bl kan oleh dosen, demi allah aku yakin
mendapatkan nilai a, namun kala aku mengirim sms singkat dangan penuh hormat
dan santun, di balas oleh bapak dengan singkat, ujian teori anda tidak ada.
Demi allah aku sudah uas dengan bapak sehari sebelumnya, dan aku juga sudah
menggingatkan beliau, untuk kehadiran dan semua tugas, mid dan absensi aku
penuhi sebaik mungkin tapi walallu alam. Hanya bersabar. Di sisi lain aku
mendapat khabar adik kandungku yang duduk di kelas 2 smp tidak naik kelas
karena sering bolos di sekolah, aku sangat mengetahui betapa sedih dan
kecewanya apah dan amah, kala aku tahu betapa apah dan amah sedih sudah terbayang
bagaimana wajah keduanya dalam rasa malu dan kekecewaan, ketika aku menyadari
itu apakah aku bisa bersikap dengan tenang tanpa ada kegundahan?
Di sisi lain, aku memiliki dua amanah
yang tidak bisa sebenarnya aku abaikan, sebagai ketua divisi rumah bakat FIM Sumbar,
aku menyerahkan dan meminta banuan kepada teman-teman dan kakak-kakak yang
begitu baik hati dan pengertian, di sisi lain aku juga memiliki amanah di
kegiatan lmt, yang mengharuskanku setiap malam dalam tiga hari ini tidur dan
berada di lokasi acara, pagi magang sampai sore, malamnya jadi panitia hingga
subuh hari, sedikit sekali tidur, jelas saja membuatk harus tegar dan menahan
lapar dan kantuk selama magang, hingga waktu istirahat siang.
Semuanya hanya dinikmati.
Dari kemaren hingga kini tetap
berusaha memperjuangkan hak, nilai matakuliah. Tapi, dari kemaren hp bapak
dosen tidak aktif dan bisa dihubungi, hak, dan hak. Bagaimana seandainya aku
tidak ikhlas dengan perlakuan bapak tersebut? Bukankah aku sudah menunaikan
kewajibanku, insya allah telah ku kerjakan sebaik mungkin.
Wallahu alam.
Andai saja, allah swt menuntut haknya
kepada kita, setelah allah memberikan begitu banyak rahmat dan karuniah-nya. Menuntut
hak atas ibadah, amalan dan kebaikan kita. Bukankah allah telah menunaikan kewajiban-nya
sebagai maha pencipta, dan sudah seharusnya allah swt menerima hak-nya atas
kita, sudah seharusnya kita menjalankan kewajiban kita terhadap-nya.
Subhanallah, kita tak mampu bertahan
bahkan bersabar atas hak yang seharusnya menjadi milik kita, namun allah mampu
bersabar atas ciptaan-nya,bahkan atas rahmat dan karuniah yang terus mengalir
dan diberikan-nya tanpa rasa sedih, kecewa dan berlepas diri.
7:40 pm. 3_07_2013. Rabu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar