Pages

Senin, 27 Januari 2014

Hakku

HAKKU
By. Ardiles
Meminta hak,
Subhanallah,hak seseorang tidak oleh kita langgar atau kita ambil. Sungguh pelajaran yang berharga, tepat sudah ini hati ketiga magang keahlian dikantor dpka kab. Akuntansi dan pelaporan keuangan Kantor Walikota Kota Padang. Hari itu, 2 juli 2013 mendapat sms dari seseorang yang nilai mata kuliahnya ada yang bl, dan dinda tersebut ingin mengurusnya, beliau mengatakan akan meminta haknya, disatu sisi aku berusaha menghibur dan mengatakan kepadanya untuk tidak menangis dan bersedih, bersabarlah ucapku kepadanya. Lalu dinda tersebut mengatakan, dalam suasana hati seperti itu tidak mudah membuatnya tenang, pikiran dan persaan menganggu motivasi dan diri. Aku tetap berusaha memberikan perhatian terbaikku, semangat dan jangan putus asa sambungku melalui sms, aku akan senangiasa mendoakanmu dinda.
Tapi, tahukah dinda yang disana, suasana hatiku jauh lebih gundah dan tak mudah untuk dikendalikan, di satu sisi, ada satu matakuliahku yang di bl kan oleh dosen, demi allah aku yakin mendapatkan nilai a, namun kala aku mengirim sms singkat dangan penuh hormat dan santun, di balas oleh bapak dengan singkat, ujian teori anda tidak ada. Demi allah aku sudah uas dengan bapak sehari sebelumnya, dan aku juga sudah menggingatkan beliau, untuk kehadiran dan semua tugas, mid dan absensi aku penuhi sebaik mungkin tapi walallu alam. Hanya bersabar. Di sisi lain aku mendapat khabar adik kandungku yang duduk di kelas 2 smp tidak naik kelas karena sering bolos di sekolah, aku sangat mengetahui betapa sedih dan kecewanya apah dan amah, kala aku tahu betapa apah dan amah sedih sudah terbayang bagaimana wajah keduanya dalam rasa malu dan kekecewaan, ketika aku menyadari itu apakah aku bisa bersikap dengan tenang tanpa ada kegundahan?
Di sisi lain, aku memiliki dua amanah yang tidak bisa sebenarnya aku abaikan, sebagai ketua divisi rumah bakat FIM Sumbar, aku menyerahkan dan meminta banuan kepada teman-teman dan kakak-kakak yang begitu baik hati dan pengertian, di sisi lain aku juga memiliki amanah di kegiatan lmt, yang mengharuskanku setiap malam dalam tiga hari ini tidur dan berada di lokasi acara, pagi magang sampai sore, malamnya jadi panitia hingga subuh hari, sedikit sekali tidur, jelas saja membuatk harus tegar dan menahan lapar dan kantuk selama magang, hingga waktu istirahat siang.

Semuanya hanya dinikmati.
Dari kemaren hingga kini tetap berusaha memperjuangkan hak, nilai matakuliah. Tapi, dari kemaren hp bapak dosen tidak aktif dan bisa dihubungi, hak, dan hak. Bagaimana seandainya aku tidak ikhlas dengan perlakuan bapak tersebut? Bukankah aku sudah menunaikan kewajibanku, insya allah telah ku kerjakan sebaik mungkin.

Wallahu alam.
Andai saja, allah swt menuntut haknya kepada kita, setelah allah memberikan begitu banyak rahmat dan karuniah-nya. Menuntut hak atas ibadah, amalan dan kebaikan kita. Bukankah allah telah menunaikan kewajiban-nya sebagai maha pencipta, dan sudah seharusnya allah swt menerima hak-nya atas kita, sudah seharusnya kita menjalankan kewajiban kita terhadap-nya.
Subhanallah, kita tak mampu bertahan bahkan bersabar atas hak yang seharusnya menjadi milik kita, namun allah mampu bersabar atas ciptaan-nya,bahkan atas rahmat dan karuniah yang terus mengalir dan diberikan-nya tanpa rasa sedih, kecewa dan berlepas diri.

7:40 pm. 3_07_2013. Rabu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar