adik-adikku
ADIK-ADIKKU
“Kalian adik-adikku, kalian tahu bagaimana rasanya menjadi
anak seorang pedagang yang hanya memenuhi kebutuhan keluarga kita seorang diri.
Kalian tahu betapa lelahnya, begitupun aku. Pernah kalian ingat atau perhatikan
adik-adikku. Bagaimana laki-laki itu pulang selalu saja membawa sesuatu untuk
kita dirumah, ntahkah itu semangka, buah salak, durian, rambutan, kue, duku,
gorengan dan banyak lagi. Hampir setiap harinya demikian bukan? Dan aku yakin
kalian tak akan pernah lupa. Walau kita juga tahu, dari shubuh hingga pulangnya
ke rumah beliau belumlah sempat makan karena seharian di pasar berjualan
seorang diri”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar