Aku
AKU
By
Ardiles
Aku terduduk dalam
jarak pandanganku, aku menyisihkan diri dari sekumpulan insan-insan yang tetap
teguh dengan komitmen dan pilihannya. Mengetarkan jiwa melihat suasana rahuniya
dan ukhwah di tengah teriknya mentari.
Aku yang terduduk sendiri
di sudut stadion, menatap haru kepada mereka yang kini berselonjor ria di
tengah lapangan.
Aku sosok yang
mengamati dari kejauhan mengharapkan percikan keimanan hadir di dalam hati,
harap dapat meneguhkan langkah keimanan dan keistiqomahanku dalam jalan cinta
para pejuang dakwah.
Jilbab lebar putih nan
indah dipandang mata dari kejauhan, membuat mata tertuju kagum kepada mereka
yang gigih dan teguh membalut dan menutup rapat auratnya.
Sungguh, hanya hati
yang bersih dan teguhlah yang mampu menutup permata keindahan yang sebagian
banyak orang tak mampu berkomitmen dalam menjalaninya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar