setting

My Story : ARDILES: Ayah

Ayah

AYAH
By. Ardiles

Ayah…
wajahmu yang selalu terlihat mendung  kini semakin redup seiring waktu. Kini engkau tetap saja berjuang dalam penatmu Engkau selalu terjaga dalam nyenyaknya tidur pelita-pelitamu, anak-anakmu.
Engkau selalu saja terlihat dalam keletihanmu. Wajahmu yang kini Nampak tua dan lelah.   Terus saja teguh dalam tanggungjawabmu.
Ayah…

Engkau laki-laki yang kokoh dan mengokohkan jiwa. Walau kini jiwamu tak seteguh dahulu, namun engkau tetap saja berdiri dan kuat menjadi payung bagi kami. Engkau sosok laki-laki berhati baja, engkau ibarat karang yang menghadang terpaan gelombang ombak begi pelita-pelita kecilmu, kami anak-anakmu. Engkau laki-laki yang tak mampuku taklukan. Dan engkau laki-laki yang luar biasa dan sangat tak biasa bagiku.a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © My Story : ARDILES Urang-kurai