CINTA ABADI
By
Ardiles
Terlalu
nikmat, bahkan terlampu larut dalam sanda dan gurauan. Mencinta adalah
hakikatnya insan yang memiliki hati dan perasaan. Bahkan makhluk yang hanya
memiliki insting dan naluripun berusaha hidup bersama antara satu dengan yang
lainnya.
Begitupun bagi kita
makhluk yang memiliki nurani, kalbu perekat antara satu jiwa dengan jiwa yang
lainnya.
Cinta
yang abadi, cinta yang ku impi dan ku inginkan. Cinta yang hidup dalam tengarai
kasih dan nikmat yang tiada terhingga, buah cinta dari ketakwaan kepada yang
agung. Buah kasih dari keimanan yang mengukuhkan perintah. Keyakinan akan hidup
kekal dalam buaian cinta, berawal dari keyakinan diri akan balasan kasih Allah
swt.
Cinta
yang abadi, menyatukan hamba dalam penantian panjang. Cinta yang hakiki tak
membutakan mata hati, namun menguatkan langkah dalam ketakwaan.
Cinta yang salah jalan,
maka kembalikanlah hati pada permulaannya. Buatlah ia teguh dalam garis lurus
yang menghantarkan pada Rabb-Nya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar