Pages

Minggu, 22 Desember 2013

Ibu (Selamat Hari ibu)

IBU
(Selamat Hari ibu)

Kini saat ku jauh, dan saat kita benar-benar terpisah secara fisik. Begitu jauh terasa belaian dan senyum Amah. Hanya lintas pikiran yang membuatnya sekali-kali dapat terus terkenang rindu di dalam hati.
Teruntuk wanita, yang begitu ku cintai, cinta pertamaku. Wanita yang telah menuangkan jutaan cinta dalam membesarkanku hingga sejauh ini. Cintaanya tak pernah membuatku haus, cintanya tak pernah membuatku gersang dan kering. Karena ia bagaikan hujan yang selalu membasahi hati anak-anak dengan kasih sayangnya.

Terima kasih untuk adik perempuanku, terima kasih kasih, sungguh terima kasih banyak. Telah memberikan  pelukan dan cium bagi amah (ibu). Terima kasih telah membuat amah tersenyum dan tersedih karena memiliki anak-anak. Walaupun lebih cepat satu hari, itu bukan masalah adikku. Terpenting engkau telah menuangkan dan menyampaikan hasrat serta kerinduan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar