setting

My Story : ARDILES: Laki-laki Yang Membumi

Laki-laki Yang Membumi

LAKI-LAKI YANG MEMBUMI
By Ardiles

Rahmat Nefri Afandi, adikku yang kuliah di pekanbaru dan selalu ku banggakan di dalam hatiku terdalam. Maulana Mualif, adikku yang kuliah di Jogja yang ku cintai karena setiap pilihan dan keputusannya yang membuatku terharu.
Helisa Mawaddah adikku yang duduk dikelas dua MAN Manna yang tercantik dan permata keindahanku. Ilham Helky Putra, adikku yang duduk dikelas dua SMP pekanbaru, dan adikku Arif Helikal Saputra pembakar semangat dan suaranya begitu alun lembut dan menyejukan hati.

Hari ini, hari Senin ini, hari di mana Apah kita bangun lebih awal, lebih cepat bahkan lebih melelahkan dari hari-hari yang lain. Begitu haru dan mengesankan bukan sosok laki-laki itu? Percayalah, percayalah padaku kakak kalian, yang lebih lama dalam pelukannya, yang lebih lama merasakan aroma nafas dan tubuhnya. Ketika Ia telah hilang dan lenyap dalam pandangan mata untuk selamanya. Maka yakinlah tak akan pernah sosok laki-laki itu kalian temukan di muka bumi ini. Percayalah tak akan ada sosok pemimpin yang di dalam diri dan nadi ini bergulir setiap partikel-partikel cintanya. Tak akan ada sosok laki-laki yang ikhlasnya membumi bahkan membasahi pelupuk mata. Percayalah kepadaku, kepada kakak kalian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © My Story : ARDILES Urang-kurai