Pages

Kamis, 13 November 2014

JIKA MENILAI : MATA VS HATI



JIKA MENILAI : MATA VS HATI

Sungguh, banyak mata memandang ini kadang yang kita lakukan salah, betapa banyak jiwa yang peduli bahkan betapa banyak hati yang hadir dan menesahati. Namun, hati kadangkala begitu angkuh dan se-akan benar sendiri, tak ingin di-ingatkan dan tak mampu menerima kebaikan jiwa yang senantiasa penuh cinta.
Suka duka dalam pergerakan bahkan kala menjalankan amanah selalu penuh warna dan lika-liku tersendiri. Terkadang semua penuh intrik bahkan konflik yang menyisahkan banyak kisah. Begitu banyak persoalan yang hadir dalam langkah-langkah memangku amanah dakwah, selalu ada pro dan kontra. Namun, hal ini patut disyukuri karena semua persoalan yang hadir selalu memendam banyak makna dan hikmah di dalamnya.
Apapun yang terjadi dalam satu jamaah semua adalah tanggung jawab bersama. Ketika ada yang terluka maka semuannya ikut merasakan sakit. Ketika satu merasakan sedih maka yang lainnya ikut merasakannya. Demikianlah seharusnya, jika kita melangkah senantiasa bergandengan tangan, jika berlari senantiasa beriringan, jika terjatuh senantiasa saling membantu dan menyemangati.
Sungguh, ketika iman yang menyelimuti, ketika islam yang menjadi persoalan. Maka sudah pasti ini tanggung jawab kita bersama aktivis dakwah dalam memperjuangkannya. Namun, bagaimanapun kita bekerja dan berbuat pasti ada-ada saja persoalan yang terjadi, ada-ada saja prasangka yang terjadi, dan ada-ada saja konflik yang hadir setelahnya karena begitulah sunnatullah-nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar