JIKA MENILAI : MATA VS HATI
JIKA
MENILAI : MATA VS HATI
Sungguh, banyak mata
memandang ini kadang yang kita lakukan salah, betapa banyak jiwa yang peduli
bahkan betapa banyak hati yang hadir dan menesahati. Namun, hati kadangkala
begitu angkuh dan se-akan benar sendiri, tak ingin di-ingatkan dan tak mampu
menerima kebaikan jiwa yang senantiasa penuh cinta.
Suka duka dalam
pergerakan bahkan kala menjalankan amanah selalu penuh warna dan lika-liku
tersendiri. Terkadang semua penuh intrik bahkan konflik yang menyisahkan banyak
kisah. Begitu banyak persoalan yang hadir dalam langkah-langkah memangku amanah
dakwah, selalu ada pro dan kontra. Namun, hal ini patut disyukuri karena semua
persoalan yang hadir selalu memendam banyak makna dan hikmah di dalamnya.
Apapun yang terjadi
dalam satu jamaah semua adalah tanggung jawab bersama. Ketika ada yang terluka
maka semuannya ikut merasakan sakit. Ketika satu merasakan sedih maka yang
lainnya ikut merasakannya. Demikianlah seharusnya, jika kita melangkah
senantiasa bergandengan tangan, jika berlari senantiasa beriringan, jika
terjatuh senantiasa saling membantu dan menyemangati.
Sungguh, ketika iman
yang menyelimuti, ketika islam yang menjadi persoalan. Maka sudah pasti ini
tanggung jawab kita bersama aktivis dakwah dalam memperjuangkannya. Namun, bagaimanapun
kita bekerja dan berbuat pasti ada-ada saja persoalan yang terjadi, ada-ada
saja prasangka yang terjadi, dan ada-ada saja konflik yang hadir setelahnya
karena begitulah sunnatullah-nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar