Bacalah
Bacalah, bacalah dengan menyebut nama
Tuhan-MU….
Itulah perintah pertama yang Allah turun
kepadan Nabi Muhammad. Kita diperintahkan untuk membaca, membaca yang terlihat
dan tidak lihat. Membaca yang terangkai dan juga yang terurai. Membaca yang berbentuk
dan tak berbentuk, membaca yang bergerak dan diam. Membaca yang hidup dan yang
mati.
Membaca adalah sebuah keniscayaan bagi
orang-orang berilmu dan beriman. Proses
membaca dan belajar adalah aktifitas rutin yang sudah menjadi sebuah
keharusan bagi orang-orang yang kin
tengah bersemangat bergelut dengan ilmu. Sudah sebuah kewajiban bagi
orang-orang yang aktif dalam pergerakan dan tujuan perubahan besar berlajar
banyak dari sejarah-sejarah yang telah tercatat oleh tinta emas peradaban.
Karena hanya dengan membacalah akan kita temukan nilai-nilai yang tak akan kita
temukan dalam kehidupan nyata. Hanya melalui tulisanlah kita akan menemukan
secercah abadi dari perjalan panjang seorang pejuang.
Jelas saja, seorang tokoh yang cukup disegani
dalam perdaban barat mengatakan bahwa “Bacalah
buku dan kau akan bisa mendengar suara orang-orang lain, mungkin suara mereka
yang hidup 1.000 tahun lalu. Membaca adalah perjalanan melintasi waktu." ―
Carl Sagan
Yah…
Bukankah sungguh menarik, hanya dengan
tulisan-tulisan yang kita rangkai, kita bentuk menjadi sebuah kalimat mengurai
indah memmbuat banyak jiwa terinspirasi dan termotivasi, indahnya.
Hanya dengan membaca kita akan menemui
perlintasan waktu, perlintasan peradaban di masa lalu. Hanya dengan membaca
kita bisa menyelami kisah indah sejarah dimasa lampau dan hanya dengan membaca
kita dapat merasakan haru biru kisah heroic para pelintas peradaban yang bahkan
masanya dapat melintasi ruang dan waktu.
Walau meraka telah hidup ratusan tahun lalu,
masa dimasa dimana melampau masa hidup dan umur mereka. Bahkan tak jarang, kita
akan merasakan bahwa setiap untaian dari bait-bbait penuh makna yang terakar
kuat mengarahkan kita, membawa kita hanyut dan larut. Seakan suara-suara meraka
terdengar jelas berbisik ke kedua telinga kita. “bergeraklah, terus maju, jangan berhenti, jangan putus asa, tembuslah
gelap maka akan kau temukan terang sesudah ini”.
Hanya dengan membaca kita akan mengerti dan
memahami bagaimana kerpibadian, karakter dan pola pikir orang-orang luar biasa
yang hidup mewarnai peradaban ini. Sungguh hanya melalui membacalah kita akan
temukan banyak kebermanfaat dan ilmu. Maka, tak heran pula kalau orang-orang
yang malas membaca lemah ilmu dan pengetahuannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar