Pages

Jumat, 12 Desember 2014

DUNIA KAMPUS



Dunia Kampus

“Kampus itu ibarat….
Taman bermain bagi para aktivis.
Kampus itu ibarat…
Taman ilmu bagi para akademisi dan ilmuan
Kampus itu ibarat…
Taman perniagaan bagi para bisinisman dan wirausaha.”

Setiap insan yang yang bergulat dan memasuki dunia kampus, ia pasti punya orientasi dan tujuan yang ingin capai selama ia kuliah dan duduk di bangku perguruan tinggi. Ntahlah, walau banyak juga yang kita temukan sahabat-sahabat baik di kampus dan juga dibangku sekolah tidak memiliki orientasi dan visi yang jelas takala ia kuliah.
Setelah semua berlalu, ijazah telah ditangan dan semua yang telah ia lalui berlalu. Barulah ia tersadar bahwa banyak hal yang telah ia lewatkan tanpa ia sadari. Hanya penyesalan dan hanya kekecewaan pada diri sendiri yang hadir. Bagaimana tidak, ketika tantangan dunia kerja semakin sulit. Maka, sudah jelas kualifikasi penerimaan kerjapun semakin meningkat. Dunia kerja saat ini memerlukan tenaga dan SDM yang berkualitas. Baik berkualitas dari bidang ilmu yang ia geluti dan juga berkualitas dari sisi keterampilan atau keahlian yang ia miliki.
Jelas sudah, ketika ia hanya melalui masa-masa pendidikan dengan hanya bermain dan layakanya orang kebanyakan. Sungguh ia telah merugi demikian besar.
Perlu saya sampaikan, kampus itu ibarat seperti apa yang kita harap dan inginkan. Takala sayang berpikir kampus adalah taman, maka jadilah ia taman. Takala ada yang mengganggap kampus adalah neraka baginya, maka jadilah ia neraka.
Bagi saya, kadang-kadang kampus menjadi tempat bermain yang demikian mengasyikan. Yah.. taman dimana skill kepemimpinan dan keorganisasian saya ditempah dan diuji. Sebagai seorang mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi dan kadangkala dianggap sebagai seorang aktivis, maka bagi saya kampus adalah taman bermain yang demikian mengairahkan. Disanalah keterampilan dan kepedulian sosial saya dilatih, kepekaan diri diuji dan kesadaran diri  saya di dibangkitkan.
Kadangkala, kampus menjadi taman ilmu bagi saya. Taman dimana saya menuai banyak pembelajaran di dalamnya. Mendapatkan pengetahuan yang demikian berarti, berarti bagi diri saya sendiri dan juga suatu saat saya pikir dan rasa juga dapat bermanfaat bagi orang lainnya.
Dan pada suatu kesempatan saya juga menjadi kampus sebagai taman perniagaan. Bagaimana tidak, dikampuslah kita bisa mendapatkan banyak rekan atau jaringan usaha yang dapat memberikan nilai keuntungan bagi kita. Kampus menjadi taman bisnis yang begitu subur dan memiliki margin keuntungan yang demikian potensial. Kadangkala kita bisa jadi pemasok buku, distributor kebutuhan mahasiswa. Tentu saja sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar, dalam hal ini rekan mahasiswalah yang menjadi target pasar kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar