Pages

Senin, 15 Desember 2014

DUA BELAHAN JIWA YANG BERBEDA



Dua Belahan Jiwa Yang Berbeda

Terkadang dua jalan selalu saja bersebrangan selalu menghadirkan setiap simpang yang berbeda. Meskipun aku berada di belahan dunia lainnya, dan engkau berada di belahan dunia yang jauh berbedaa dari jangkauan serta tatapan kedua mataku.
Kita adalah dua orang berbeda, kita adalah dua orang yang hidup dan terspisah jauh. Tapi jalan cintalah yang menuntun hingga kita bertemu dan bertaut.
Engkau jauh, berada di antara dua danau engkau hidup ditengah indahnya panorama alam yang membentang di antara dua pengunungan indah. Sedangkan aku, terpisah jauh hidup ditepian samudra. Aku terhimpun dan lahir di dataran rendah yang sama sekali berbeda suhu dengan engkau. Andai saja di tanah ku di hdairkan berhembus angin laut, saat itu juga angin penggunungan tengah berhembus menyejukan jiwamu.
Kisah cinta kita sangat aneh.  Ibaarat dua jalan yang bersebelahan yang semakin keujung ia akan bertemu dan menjadi satu ruas jalan di akhir perjalanan. Begitu juga dengan cinta kita, walau terkadang masalah selau saja datang menerpa dan hadir ditengah-tengah perjalanan cinta. Bahkan, terkadang masalah itu jauh lebih besar dari kita berdua. Akan tetapi, besarpun masalah akan terbelah jika berbagi dengan hati yang tepat.
Kisah cinta sangat mengesankan, menyatukan dua belahan jiwa yang berbeda. Menjalani kehidupan bersama  seperti satu bagian. Sungguh kita seperti rekan yang pas dalam menjalani kehidupan.
Meskipun ada pertengkaran, merskia ada perbedaan semua terhimpun dan melebur menjadi satu jika selalu bersama. Karena kita dua orang yang berbeda dengan sikap yang berbeda. Kita satu cinta di antara dua belahan jiwa yang berbeda.
Bagaimanapun perjalan memisahkan, namun cinta selalu saja mempertemukan.  
Terkadang kita bertengkar namun selalu bercengkraman mesra  sesudahnya. Tiada masalah yang terlampau berat dan besar jika melaluinya bersama.
Meskipun aku ke kutub utara, sedangkan engkau berlari ke kutub selatan namun cinta selalu saja mempertemukan jalan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar