Pages

Senin, 15 Desember 2014

IBU, ENGKAU DUNIAKU



Ibu, Engkau Duniaku
Tidak ada yang mengerti cinta seorang ibu pada anaknya, bahkan ibu itu sendiri. Karena tak ada batasan bagi kasih sayang seorang ibu. Dimana semua itu hanya bisa dirasakan oleh perasaan seorang ibu.
sungguh tidak akan yang bernar-benar mengerti dukamu wahai bunda. Engkau selalu saja menjadi pelita dalam kelam dan gelapnya hidup. Selalu tercurah kasih penuh asih. Bahkan setiap tetes darahmu mengalir di dalam tubuh ini. Pelukan lembutmu mampu menenangkan jiwa, belaian dalam larutnya malam selalu saja membutku rindu.
Selalu saja aku menghadirkan tangis di pelupuk matanya yang kian hari kian lemah. Belaian tangan lembutnya perlahan telah mulai melemah.
Ibu, engkau adalah cinta pertama. Cintamu penuh tak berbalas. Saat aku hadir memenuhi hatimu, menjadi benih cinta. Engkau jadikan aku harapan. Engkau jadikan aku sebuah kerhormatan dimatamu. Engkau gantung dan sematkan cinta yang berhiasan kerhormatan di diriku.
Ibu, hari ini aku adalah kerhormatanmu. Aku bertanggungjawab menjaga nama baikmu. Aku lah yang akan membuatmu tetap dihargai dan dihormati orang-orang dan rabb-mu.
Dengan bangga aku mengatakan aku adalah anak pertamamu.
Telah menjadi tekadku akan membuat bahagia dan bangga dunia akhirat ibu.
Semoga nafas
Engaku adalah hatiku, engkau adalah jiwaku sungguh apa yang dapat ku lakukan bila aku tanpamu wahai ibu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar