PATRIOTIK : PETUNJUK
Patriotik
(Pelapor) : Petunjuk
Ya
Allah, ya Rabb kami. Engkau yang Maha Pengasih lagi maha penyayang. Tempat kami
meminta pertolongan, pemilik hari pembalasan. Tunjukilah kami jalan yang
lurus…….jalan yang benar dan membenarkan, jalan orang-orang yang Engkau beri
nikmat kepada mereka. Bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula
jalan mereka yang sesat, wahai Rabb kami.
Patriotik
atau sang penunjuk arah. Namun tak punya kuasa jika yang bertanya tetap salah
jalan dan tak tahu melangkah. Sama halnya seorang atau sekelompok orang yang
sedang berjalan menyusuri medan, ntahkah itu hutan, lautan dan bahkan mungkin
padang pasir untuk mencapai suatu tujuan atau mencari sesuatu yang diinginkan. Maka
kompas sebagai alat penunjuk arah adalah kebutuhan mutlak yang kita perlukan,
bahkan seorang navigator juga kita perlukan dalam mengarungi perjalanan sebagai
petunjuk dan penunjuk jalan. Al-Qur’an layaknya kompas atau peta perjalanan
dalam hidup kita, dan Rasulullah juru selamat layaknya seorang navigator menuju
Rabb yang menyampaikan risalah dakwah yang menunjukan kita cara membaca kompas
atau peta menuju jalan lurus mencapai hidup yang hakiki, tentu saja capaian
yang ingin kita raih adalah jannah dan bertemu dengan Rabb pencipta diri dan
seluruh alam semesta. Baik pencipta dunia dan akhirat. Bayangkan saja, jika
kita berjalan ditengah hutan, tanpa ada kompas atau peta bagaimana kalutnya
perjalanan kita tanpa arah yang jelas, tersesat. Bahkan menyedihkan sekali,
kita sudah membawa kompas atau peta masih saja tersesat di tengah lautan dan
bahkan padang pasir karena tak pandai membaca peta atau menggunakan kompas.
Sungguh betapa hilang arahnya kita jika tak memiliki pedoman hidup.
“Dan (Dia ciptakan)
tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat
petunjuk” (QS. An Nahl :16).
Bahkan
Allah menjadikan bintang-bintang sebagai petunjuk jalan bagi para nelayan dan
pelaut, bintang-bintang sebagai petunjuk membaca alam dan cuaca. Maha besar
Allah dengan segala petunjuk dan hidayahnya.
“Kami berfirman: "Turunlah
kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datan petunjuk-Ku kepadamu, maka
barang siapa yang mengikuti petunjuk -Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas
mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati (QS. AL –Baqarah : 38)."
“…………………………………………. Apakah kamu
bermaksud memberi petunjuk kepada orang-orang yang telah disesatkan Allah?
Barangsiapa yang disesatkan Allah, sekali-kali kamu tidak mendapatkan jalan
(untuk memberi petunjuk) kepadanya (QS. An-Nisa : 88).”
Sebagaimana
tertulis bahkan tersirat dalam ayat di atas. Petunjuk adalah hidayah, dan
petunjuk yang datang dari Allah, mutlak hanya milik Allah semata. Bagitulah
karuniah yang didapat oleh para patriotik yang tersebar di negeri ini, bahkan
disetiap celah-celah jendala kampus, kita bisa melihatnya, dan kita bisa
mendapatinya di kala adzan memanggil untuk beristirahat. Di sanalah para
cucu-cucu mushallah akan berkumpul. Dimana ditempat seruan shalat
diperdengarkan. Meraka akan berbondong-bondong datang, dan itulah satu dari
cirri para patriotik itu.
Patriotik Allah
berikan petunjuk, Allah jauhkan ia dari jalan kesesatan. Dan Allah matangkan
pemahaman dan pemikirannya sehingga ia tak ragu dalam bergerak, bahkan bergerak
dalam pergerakan yang nyata. Petunjuk Allah lah yang menjadikan mereka kokoh
dan teguh dalam berjuang, dan petunjuk Allah jualah yang telah mengilhamkan
hati mereka untuk bekerja dalam jalan pelapor (patriotik). Mereka tak gentar bahkan
tetap istiqomah walau IP semester selalu dua koma untuk mungkin lebih buruk.
(mudah-mudahan tidak, Amin. Hehehe).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar