Pages

Rabu, 10 Desember 2014

KNOW YOUUR SELF



Know Your Self

“Barang siapa yang mengenal dirinya, ia akan sibuk untuk memperbaiki diri daripada sibuk mencari-cari aib dan kesalahan orang lain (Ibnu Qayyim)”

Banyak orang yang tidak mengenal dirinyan sendiri, bahkan ia terlalu sibuk untuk mencari tahu tentang orang lain. Bagaimana tidak, kita kadang terlalu sibuk mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang lain. Dan kadang kita lupa untuk mengenal dan mengetahui tentang keadaan diri kita sendiri.
Saat kita gagal dalam suatu keadaan, ntahkah dalam sebuah ujian, usaha dan mengapai cita-cita. Memang tidak mudah menerima kegagalan yang kita alami. Saat kita mengalami kegagalan, kita berusaha mencari pembenaran diri dan mencari kelemahan orang laing. Mencari-cari keselahan orang lain memang mudah. Tapi, untuk mencari kelemahan dan kesalahan diri sendiri tidaklah mudah untuk dilakukan dan juga kita terima.
Mengetahui dan mengenal diri sendiri adalah sebuah keharusan, ketika kita telah mengenal diri sendiri. Maka, mudah saja bagi kita untuk melakukan segala hal dan sesuatu yang menjadi tujuan hidup kita. Kadang kita ingin melakukan dan mencapai sesuatu namun kita tidak pernah mampu mencapai hasil yang maksimal.
Kala kita sudah mengenal diri sendiri, maka saat itu pula kita akan mengenal dan memahami potensi dan bakat diri yang kita miliki, kita bisa mengenal dan mengetahui kelemahan dan kelebihan diri. Maka, takala kita ingin berbuat dan meraih sebuah impian akan jauh lebih muda bagi kita meraihnya. Karena kenapa? Karena kita sudah mengenali diri kita sendiri.
Jadi, jangan heran jika hari ini kita temuai. Banyak orang-orang disekeliling kita, yang tidak memiliki tujuan jelas dalam hidupnya. Melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat dan tidak ada gunanya bagi dirinya. Namun, ia terlalu sibuk dengan kegiatan-kegiatan yang hanya memberikan kesenangan semu, sementara. Maka, inilah contoh orang-orang yang tidak mengenal dirinya sendiri, ia tidak mengenal kelebihan dan kekurangan dirinya, bahkan yang lebih ekstim ia tidak mengenal dan mengetahui apa tujuan dan cita-cita hidupnya. Pada akhirnya ia terombang-ambing dalam menjalani hidupnya, berjalan tanpa arah dan tujuan yang bermakna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar