Senja
Senja, menapaki hidup melangkah membuka mata. Menghirup udara segar keindahan dunia. Terpancar jutaan nikmat daan cinta ketika matahari terbit, dan timbulah jutaan sayang kemudian memeluk indahnya matahari di kala menyingsing.
Oh, sang pelita hidup dan kehidupan. Engkau teguhkan jiwa dalam mengarungi pelita pantamorgana. Hari ini selalu saja duka dan kerinduan itu hadir.
Oh, sang fajar
pemilik pelukan hangat untuk hati yang selalu basah dan penuh hamparan luka.
Kini ku datng mengharapkan belas kasih tiada terperikan dari sepercikan dekapan
hangatmu, maka datang dan hadirlah.
Oh, sang cinta yang penuh kasih dan sayang. Balutlah luka
dan kehampaan hati hanya atas cintamu. Dekaplah kehidupan dan kematianku dengan
kelembutan cintamu yang tiada terbatas dan bertepi.
Oh, sang agung pemilik sendi-sendi kehidupan, datanglah dan
dekaplahku dalam keindahan balutan keimanan, tanamkan kerinduan yang dalam,
bahkan teramat dalam di palung hati. Biarkanku menyelami indahnya kehidupan
yang singkat ini, mengarungi samudara kehidupan yang penuh karang terjal dan
menyayat hati.
Sungguh kerelaan pagi di kala matahari menyingsinglah
keberkahaan dan kemunajatan doa mengambang dan mengema ke penjuru langit.
Berputar-putar mengepul menjadi satu membentuk bulatan doa yang penuh warna-warni
pengharapan dan keinginan.
Oh ya rabb, sang
pengabul pelangi doa.
Arai
23/9/2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar