Bagi kedua orangtuaku adalah pelukis pelanggi yang
menghiasi kehidupanku. Keduanya pelita yang tak pernah redup menyinariku
hari-hariku. Saat apapun itu, dikala sedih, senang dan kesusahan. Rona wajah
keduanya tetap memberikan sinar kasih dan sayangnya.
Dr. Abdullah azzam
“peradaban islam diukir oleh dua hal: hitam
tinta para ulama dan merah darah para syuhada. Keduanya bersinergi mengguncang
dunia, memecah simpul-simpul zalim yang mengikat kejayaan islam sekian lama.
Jika tak ada ruang untuk memilih diantara keduanya, maka melaksanakan keduanya
adalah puncak kemuliaan…”
Semua sangat sederhana, teramat sederhana untuk
mencintai. Bahkan untuk mencintai allah itu teramat sederhana. Hanya saja aku,
kau dan kita tidak terlalu sabar akan kenikmatan yang nanti jauh luar biasa
kita dapat dan raih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar