Linglung
LINGLUNG
By
Ardiles
Linglung aku dalam
kesendirian, terperanjat sepi dalam kedukaan. Terlana akan segala kesedihan
yang tak pernah hilang di dalam dada dan ingatan.
Engkau hadir layak
mentari, kau terangi dan kau hangatkan jiwa dan cinta yang mulai sayup-sayup menunggu
kematian.
Linglung, selalu saja
membuatku terputus dalam merangkai harapan, membuatku gugup dan gagap dalam
melangkah. Namun kau hadir sebagai penyembuh luka, pengisi tawa perangkai
harapan yang baru. Ku yakin engkau lah
yang sesungguhnya
Linglung aku setiap
melangkah, namun sejak ada engkau selalu kutemui kebermaknaan hidup, selalu
senyum dan kebahagian yang tertuang di dalam jiwa.
Linglungku, kini jauh
dari kau

Tidak ada komentar:
Posting Komentar