setting

My Story : ARDILES: TIPE - TIPE MANUSIA DALAM MEWUJUDKAN CITA-CITANYA

TIPE - TIPE MANUSIA DALAM MEWUJUDKAN CITA-CITANYA



Tipe-tipe manusia dalam mewujudkan cita-citanya

Ada beberapa tipe manusia dalam mencapai cita-citanya, yakni terbagi menjadi menjadi kuadran sebagai berikut.
Pertama, ia memiliki bakat atau potensi dan bersemangat dalam mengelolah keduanya demi meraih apa yang ia impi dan cita-citakan. Kuadran pertama adalah ciri pribadi yang sempurna, ia memiliki motivasi, visi, misi dan orientasi yang jelas dalam hidupnya. Ketika ia bercita-cita, maka ia akan berusaha sekuat tenag mewujudkannya. Kebanyakan pribadi pada kuadran pertama adalah orang-orang besar, hebat dan berpengaruh yang pernah muncul dan hadir dalam peradaban manusia. Figur-figur atau tokoh yang memiliki sikap dan pribadi seperti ini dapat kita amati pada sosok Rasulullah yakni Muhammad saw, Soekarno, BJ Habibie dan lain sebagainya.
Kedua, yakni ia memiliki bakat atau potensi dan memiliki semangat yang rendah.  Acap kita temui pribadi-pribadi yang memiliki potensi atau bakat namun tidak memiliki keinginan dalam mengelolahnya. Bahkan cenderung pribadi-pribadi seperti ini, memiliki banyak bakat atau potensi namun tidak fokus dalam mengembangkan salah satunya hingga benar-benar kompeten dan menguasainya.  Biasanya pribadi dengan tipe seperti ini, tidak memiliki cita-cita atau impian yang mantap dan konsisten selalu berubah-ubah sesuai dengan mood, keadaan lingkungan dan kebutuhan dirinya sendiri. Tipe seperti ini, mungkin ada pada diri kita sendiri, teman, saudara atau orang-orang hebat yang kita temui. Silahkan temukan contonhnya sendiri.
Ketiga, yakni pribadi yang tidak memiliki bakat atau potensi yang menonjol namun memiliki semangat yang tinggi atau besar. Bahkan tak jarang pribadi yang ketiga ini mampu mengalahkan pribadi tipe kedua. Hal ini terjadi, karena usaha dan kerja kerasnyalah yang membuatnya bisa menggungguli orang-orang berbakat namun tidak memiliki semangat, kerja keras dan usaha totalitaslah yang membuatnya mampu meraih apapun yang sudah menjadi tekad dan cita-citanya. Walau untuk meraihnya butuh waktu yang lama dan tidak sebentar.
Keempat, yakni pribadi yang tidak memiliki bakat atau potensi yang menonjol dan tidak pula memiliki semangat dalam hidupnya. Khusus pribadi terakhir ini boleh dikatakan memiliki bakat atau potensi dan semangat namun keduanya teramat rendah. Tidak punya orientasi dan visi yang jelas dan lagi kuat dalam hidupnya. Hanya pribadi yang sibuk dengan angan-angan dan khayalannya namun tidak pernah berusaha atau bekerja untuk mencapainya.  Sudahlah tidak memiliki bakat atau potensi yang cukup menonjol di dirinya dan tidaklah pula punya semangat tapi punya mimpi dan harapan yang besar. Ibarat pungguk merindukan bulan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © My Story : ARDILES Urang-kurai