setting

My Story : ARDILES: Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta

ATAS NAMA CINTA
By. Ardiles

Atas nama cinta, atas doa dan atas janji yang telah terikrar di dalam hati. Walau tak pernah terucapkan, walau tak pernah di sajakkan ataupun tak pernah dikiaskan dalam bentuk tulisan dan lisan.
Berakhir sudah waktu dalam mengemban amanah bagi yang telah menjalaninya. Kini tangan telah bersambut, estapet amanah dalam perguliran jalan dakwah telah terpatri dan jatuh kepada hati dan pemilik semangat yang baru.
Mungkin saja, yang menanggalkan amanahnya larut dalam buaian kesedihan dan mungkin saja yang menerima sedang larut dalam ketidakpercayaan dan beban yang akan membuatnya senangtiasa terbuai dalam kekecewaan.
Semuanya selalu saja ada kemungkinan. Tapi, siapa yang terpilih dan siapa yang diberikan amanah sungguh Allah yang telah mengatur dan mentakdirkannya. Bukan hamba-Nya yang memilih, namun Rabb-Nya lah yang telah menggerakan dan mencondongkan hatinya untuk memilih.
Bagi pengemban amanah, amanah yang diemban bukan hanya untuk diri sendiri, bukan juga lembaga ataupun anggota atau salah satunya. Tapi untuk semuanya. Untuk Rabb-Nya, Allah swt.
Dalam sebuah riwayat yang pernah ana baca. Kurang lebih seperti ini, “bagi seorang pemimpin, selama ia memimpin ia akan kehilangan banyak waktunya, Ia akan kehilangan banyak ilmunya dan yang lainnya. Namun itu tidak berlaku bagi yang memimpin karna Rabb-Nya. Yang niatnya benar dan membenarkan. Yang niatnya untuk berbagi dan memberi kemanfaatan”.
Bagi pengemban amanah, teguhkan hatimu, hapuslah air matamu dan hapuslah air mata pendahulumu yang telah berjuang sebelumnya.
Tanggungjawabmu berbuat 1 kali lebih baik, atau 10 atau kalau Allah meridhai 1000 kali lebih baik dari sebelumnya.

In shaa Allah. Allah bersama orang-orang yang sabar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © My Story : ARDILES Urang-kurai