Cinta dan Masa Laluku
Cinta & Masa Laluku
By Ardiles
Aku tidak ingin mencintai sesuatu yang
membuatku merasa jenuh dan bosan dan akupun tidak ingin di cintai oleh sesuatu
atau seseorang yang mudah bosan dan jenuh. Aku tidak ingin
mencintai sesuatu yang tidak abadi, karena cinta itu juga tidak akan pernah
abadi. Aku
juga tidak akan menoreh dan meninggingat masa lalu yang salah dan penuh
kesalahan untuk di kenang. Yang kini ingin ku perbuat melupakannya dan memperbaiki,
terus memperbaiki masa lalu itu, karena tidak berarti apa-apa untuk masa depan
dan ibadahku.
Kini ku
hanya ingin melipat-lipat dan meremas-remas erat lembaran-lembaran masa lalu
itu, kemudian merobek-robeknya menjadi serpihan-serpihan yang tiada berbentuk
lagi, lalu partikel-partikel dari sobekan itu ku bakar dengan api yang menyala
dengan besarnya, hingga dia menjadi butiran-butiran abu, lalu ingin ku buang
dan ku hanyutkan ketengah samudra hindia.Agar semua itu tidak menggingatkau tentang kesalahan yang ku perbuat. Demi Allah cinta dan ibadahku bukan untuk menghambakan manusia, aku tidak akan mencintai sesuatu yang tidak sepatutnya ku cintai, dan aku tidak akan mencintai sesuatu yang tidak pada tempat hatiku seharusnya berlabuh dan berteduh.
Kini
mulai kembali dengan lembaran kertas putih yang telah sebelumnya telah dihapus
dengan kerasnya, walau kini masih meninggalkan bekas-bekas coretan kesalahan
sebelumnya, tapi aku telah mengahapusnya, melupaknnya hingga tak berbekas. dan
itu sudah ku lakukan, ku mulai dari hatiku kemudian benakku. Tak ada keindahan
yang ku ingat, namun hanya dosa dan kesalahan yang menghantui dan ku takuti
saat ini. Hanya kesalahan, dan kesalahan. Kini yang ada di benak dan hatiku, ketenagan, semangat
dan cinta yang sesungguhnya telah ku dapat dari hikma, hidayah dan petunjuk
Allah swt.
"Mereka itulah yang tetap mendapat
petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang beruntung[1]".
(Q.S Al Baqarah 2:5).
[1]. Ialah orang-orang yang mendapat apa-apa
yang dimohonkannya kepada Allah sesudah mengusahakannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar