setting

My Story : ARDILES: Memadamkan Bulan

Memadamkan Bulan

MEMADAMKAN BULAN

By. Ardiles

Sinar rindu sendu membahana kelu dalam keheningan malam. Keindahan malam, menawannya cahaya bula membuat hati menjadi riang, membuat hati menjadi lapang, selalu bersyukur dan berharap keindahan malam dengan rona cahaya bulan mampu memberikan warna berbeda di hati setiap hati yang sedang berduka, sedih dan terluka. Sungguh besar kuasa-mu ya rabb, selalu ada saja rahmat dan nikmat yang hadir, bahkan menyadarkan hati yang mulai tergiang dan merasa lelah untuk menantap dan menjalani kehidupan. Nikmat yang nampak dan hadir tak mampu dipahami dan dirasakan setiap pemilik mata dan hati di jasadnya.
Namun, ada kalanya, hatiku serasa tak berkutik jika telah menuai luka yang mendalam, tak mampu bertahan, dan tak mampu menahan derai tangis, derai butiran permata dari sela-sela kelopak mataku yang kini semakin gelap. Seperti halnya malam ini, seakan langit tak mengerti suasana hatiku seperti sebelum-sebelumnya, dan begitupun bulan malam ini. Seakan ia hadir dan menampakkan diri hanya untuk mengintipk dari kejauhan, seolah berkata ` malang nian nasibmu`
Sadar atau tidak aku mengamati dan aku berusaha memahami tatapan bulan malam ini, tatapan rendah dan remeh, tatapan yang tak menyenangkan hati, membuat hati bertambah geram dan teriris.
Oh bulan, bukankah engkau selalu saja hadir dan datang dengan cahaya pelipur lara, pelebur duka dan menenangkan hati setiap hamba pencipta dan pemilik-mu
, ya tuhaku dan juga tuhanmu yang memiliki kuasa dan kehendak atasmu.
Oh bulan, sungguh malam kini semakin larut, dan cahayamu tetap saja redup dan memalingkan diri atasku,
Jika engkau ingin menghilang, dan jika engkau ingin lenyap dan membenamkan dirimu dalam keheningan malam, maka lenyaplah, pergilah. Sungguh hatiku tak begitu lapang dan tak begitu memerlukanmu,
Sungguh, cahayamu bulan ditingalkan senja, ingin sekali aku memadamkanmu malam ini, meniup perlahan rona cahaya manjamu, membuat padam dan terdiam lalu meninggalkan dan membiarkanku sendiri dalam keheninan dan kensunyian malam.
`puuuhs........`
Selama malam, cahaya telah hilang,
Bulan padam sudah.

9:42 pm, 16_7_13 (selasa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © My Story : ARDILES Urang-kurai