Hati yang Merindu
HATI YANG MERINDU
By Ardiles
Jika hari ni, terus saja kerinduan akan menikah menghampiri,
maka sudah seharusnya semua kita buktikan. Kadang cinta di dalam hati hadir
dengan suasana yang tidak uhan stabil. Namun, tetap rasa di dalam hati tak akan
dapat berubah, walau mudah saja bagi tuhan semesta alam untuk memolak balikan
hati, seperti halnya rasa dan keinginan tuk bersama hadir memenui hati dan
sanubari. Ya allah, kadang hati in begitu sulit untuk ditaklukan, kadangkala
sering kali ia tunduk akan nafsu yang menaungi dan
menghampiri, cinta ini memang belum seharusnya terjadi, dan cinta ini sudah
seharusnya diikat dalam janji dan ikrar atas nama-mu ya rabb. Sadarnya diriku'
akan lemahnya tekadku, lemahnya cinta, dan rendahnya keimananku.
Dinda yang membuatku
takluk akan cinta dan kejujuranmu, tak begitu kuat dan tak begitu
menyejarahkan. Dinda yang selalu saja dalam hadirnya ketika lamunanku terhentak
akan kehidupan yang baru, masa rentang waktu yang diimpikan, bahterah cinta
yang ingin diraih, dan bangunan keutuhan keluarga dalam naungan cinta yang kita
paham dan sadari selalu saja menegurku, menyapaku, bahkan menggingatkankun atas
tekad dan janji yang inin kita raih. Dinda, engkau tahu kata-kata ini hadir di
bawah langit yang mendung dan serasa kecewa kepada, seakan langit akan tumpah
ruah menurunkan curahan air dari langit. Allah mungkin setiap detik mengamati
dan melihat kita, dan kita sadar betul apa yang kini memenuhi hati, kerinduan.
Kerinduan menikah dan hidup bersama. 5:19 pm, jum`at, 28 juni 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar